Anda disini:>Tips & Trik
Tips & Trik 2018-01-15T17:13:04+00:00
Mengenal LCD dan LED 2018-01-15T16:24:00+00:00

LCD ( Liquid Crystal Display ) dan LED ( Light Emitting Diode ) Menampilkan dua teknologi layar monitor yang banyak digunakan saat ini. Menampilkan LED kemajuan teknologi display LCD. LED display adalah display LCD dengan backlight LED untuk daya panel LCD. Ini berarti bahwa LED ditempatkan di belakang atau di sekitar panel LCD untuk meningkatkan luminositas dan video definisi dari layar monitor. Lampu katoda dingin digunakan sebagai backlight dalam display LCD. Dalam display LED semua konsep yang sama kecuali fitur backlight ini, yang digantikan oleh LED.

 

Meskipun perbedaan utama antara LCD dan LED display hanya backlight tetapi juga memberikan sejumlah perbaikan dalam menampilkan LED yang dibahas dalam bagian berikutnya :

 

Kontras: Kontras dan tingkat hitam layar LED lebih baik daripada layar LCD karena kristal cair tidak bisa berhenti 100% dari lampu latar dari katoda backlight dingin dan karenanya ketika layar hitam yang akan ditampilkan pada monitor, itu tidak sepenuhnya hitam (seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah). Tapi layar LED sempurna menampilkan layar hitam karena tidak ada backlight sama sekali.

 

Akurasi warna: Ketepatan warna dari keseluruhan dan tepi LED display juga LCD display hampir sama tetapi tampilan RGB LED memiliki akurasi warna yang cukup baik. Ada tiga jenis monitor LED yang tersedia didasarkan pada cara bagaimana dioda memadukan warna di monitor. Ini adalah keseluruhan LED, tepi LED dan LED RGB. Kedua jenis LED monitor menggunakan dioda putih yang digunakan untuk menerangi panel LCD untuk menghasilkan kualitas gambar ditingkatkan. Susunan LED di monitor ditunjukkan pada gambar di bawah:

 

Sudut pandang: Jika sudut pandang layar jauh lebih luas dari tiga puluh derajat dari pusat maka rasio kontras gambar berkurang di LCD. Hal ini mempengaruhi mata sementara kerugian ini diatasi di LED. LED memiliki sudut pandang yang lebih luas, yang berarti gambar masih jelas bila dilihat dari samping.

 

Tenaga: Lebih kekuatan dikonsumsi oleh peredupan lokal layar LCD dari LED. Oleh karena itu akan bijaksana dan ekonomi baik kompromi dengan tagihan energi atau gambar berkualitas baik. Namun, jika LED adalah lampu tepi maka akan mengkonsumsi lebih sedikit daya dibandingkan dengan LCD dengan dimensi yang sama. Kedua LCD dan LED display tidak memiliki layar burn-in masalah sehingga mereka dianggap cocok untuk digunakan layar waktu yang lama.

 

Penggunaan Mercury: LED display tidak menggunakan merkuri (digunakan dalam lampu katoda dalam LCD backlight) sehingga mereka ramah lingkungan.

 

Ukuran: Ukuran Edge dan RGB monitor sedikit lebih tipis dari monitor LCD.

Perawatan Power Adaptor 2018-01-15T16:24:03+00:00
Perawatan Adaptor :
  1. Pastikan kondisi fisik unit ini selalu kering dan terjauhkan dari kelembaban dan zat-zat korosi.
  2. Jangan terkena air.
  3. Apabila unit, kabel dan assesoris produk ini tidak berfungsi sebagaimana semestinya, segera hubungi support center kami.
Petunjuk Keselamatan perhatikan langkah pencegahan di bawah ini :
  1. Jangan tempatkan atau simpan adaptor inuversal pada ruang dengan tegangan tinggi.
  2. Jangan direndam di dalam air.
  3. Dilarang membuka atau membongkar kemasan baterai.
  4. Jangan dibakar atau ditaruh pada ruang dengan suhu terlalu tinggi.
  5. Jauhkan dari tempat-tempat yang lembab.
  6. Jangan gunakan adaptor apabila terdapat hubungan singkat, rusak atau tidak beroperasi sebagaimana semestinya.
Perawatan Baterai 2018-01-15T16:24:06+00:00
Perawatan Baterai Baru dan Petunjuk Penggunaan:
  1. Baterai baru biasanya dalam keadaan kosong dengan kapasitas yang rendah. Sangat dianjurkan untuk mengisi penuh baterai baru sebelum digunakan. berdasarkan petunjuk penggunaan dari peralatan elektronik anda untuk petunjuk proses pengisian.
  2. Baterai baru harus dilakukan proses pengisian dan pengosongan muatan 3 sampai 5 kali untuk mencapai performa terbaik.
  3. Untuk netobook yang selalu terhubung dengan stop kontak, baterai seharusnya kembali dipasang setiap 3-4 minggu dan dilakuakn proses pengosongan dan pengisisan.
  4. Untuk memperoleh performa maksimum, sangat dianjurkan untuk melakukan proses pengisian penuh dan pengosongan total setidaknya sekali sebulan.
  5. Lepas baterai dari notebook ketika notebook tidak digunakan dalam waktu lama.
  6. Jika baterai sementara tidak digunakan, kami sarankan mengisi baterai kurang dari 40% sebelum menyimpannya, dan waktu penyimpanan terbaik tidak melebihi 3 bulan.
  7. Hal yang wajar untuk baterai baru jika terjadi panas ketika proses pengisian dan digunakan. bagaimanapun juga harus diperhatikan jika baterai menjadi sangat panas. Hal ini merupakan indikasi bahwa terdapat masalah pada rangkaian pengisian pada notebook, jadi harus segera diperiksa oleh teknisi yang berkualitas.
  8. Baterai baru kadang sulit untuk diisi, indikator pengisian berhenti pada presentase tertentu, hal ini dikarenakan sel-selnya dalam keadaan kosong totaliasanya akan memerluakan waktu yang agak lama utnuk pengisian awal dan beberapa kali pengosongan total dan pengisian supaya baterai dapat berfungsi normal. Tetapi bila setelah usaha tersebut dilakukan dan tidak menunjukkan perbaikan, segeralah konsultasi kepada kami.
Cara Mengganti Baterai:
  • Notebook harus keadaan mati dan display tertutup, kemudian balikkan notebook pelan-pelan.
  • Pertama geser kunci pelepas baterai hingga pengkunci baterai berada pada posisi tidak terkunci dan secara perlahan tarik baterai keluar dari tempatnya.
  • Masukkan baterai pada jalurnya sampai pengkunci berbunyi klik, kemudian kembalikan kunci pelepas baterai pada posisi terkunci.
Petunjuk Keselamatan perhatikan langkah pencegahan di bawah ini:
  1. Jangan memodifikasi atau membongkar baterai.
  2. Jangan membakar atau menempatkan baterai pada suhu yang sangat tinggi, karena bisa menyebabkan ledakan.
  3. Jangan menempatkan baterai dalam air atau tempat yang lembab.
  4. Jangan menusuk, memukul, menginjak, membanting atau merusak baterai.
  5. Jangan memasang baterai pada notebook utnuk jangka waktu lama, jika note tidak diguanakan.
  6. Jangan menghubung singkat rangkaian terminal atau menyimpan baterai bersama benda logam seperti kalung dan anting.
  7. Jika cairan dalam baterai merembes/bocor, gunakan air dan secepat mungkin cuci semua bagian tubuh yang terkena cairan dengan sabun.
  8. Hilangkan semua cairan yang telah menyentuh pakaian dengan mencuci dengan detergent.
  9. Jangan menempatkan baterai bekas pakai dengan limbah padat yang lain karena mengandung bahan beracun, selalu tempatkan baterai bekas pakai sesuai persetujuan dan peraturan masyarakat yang berlaku untuk pembuangan baterai. Lindungi/tutupi terminal logam dengan isolasi, untuk mencegah terjadinya hubungan singkat secara tidak sengaja.
Faktor-faktor penting yang mempengaruhi kinerja baterai laptop 2018-01-15T16:15:45+00:00

Banyak penjual maupun pengguna baterai laptop biasanya hanya mementingkan nilai mAh (kapasitas) yang tertera di label. Beberapa penjual maupun pengguna lainnya mempermasalahkan merk cell yang dipakai pada baterai laptop. Sebenarnya hal itu tidak sepenuhnya benar tetapi kebanyakan dari mereka tidak mengerti apa yang penting yang mempengaruhi kinerja sebuah baterai laptop. Berikut kami bagikan beberapa informasi:

Sebuah baterai laptop terdiri dari rangkaian beberapa cell dan sebuah sirkuit (controller). Jadi tentunya baik buruknya sebuah baterai laptop ditentukan oleh kedua hal tersebut. Ada berbagai merk cell yang digunakan oleh produsen untuk membuat baterai laptop, dari merk-merk yang berkualitas tinggi hingga yang berkualitas rendah. Yang banyak digunakan antara lain merk Samsung, DLG, Sanyo, LG, Sony, Panasonic, CJ dan lainnya. Sebuah merk memang menentukan kualitas sebuah cell tetapi tidak itu saja, karena ternyata setiap merk cell mempunyai tingkatan kualitas yang berbeda (grading). Jadi cell Samsung misalnya, ada yang grade A, B dan seterusnya. Grade A berarti cell yang mempunyai kapasitas aktual sesuai dengan kapasitas desainnya. Misalnya sebuah cell didesain mempunyai kapasitas 2200mAh, pada kenyataannya hasil produksinya tidak semuanya mampu memiliki kapasitas 2200mAh. Maka cell yang memiliki kapasitas 2200mAh diberi label grade A, sedangkan yang kapasitasnya tidak mencapai 2200mAh diberi label grade B dan masih ada grade lainnya lagi. Jadi penjual maupun pembeli yang hanya mementingkan merk cell adalah salah, dan hal ini dimanfaatkan oleh beberapa produsen dengan memproduksi baterai laptop menggunakan cell merk terkenal tetapi dengan grade yang rendah. Karena itu tidak heran bila ada baterai laptop dengan label 4400mAh tetapi kapasitas aktualnya hanya 3000-an mAh.
Hal lain yang mempengaruhi kinerja baterai laptop adalah transfer factor. Transfer factor adalah seberapa besar kapasitas yang ada pada cell tersebut bisa dipergunakan. Makin tinggi transfer factor maka kapasitas baterai laptop lebih mendekati kapasitas desainnya. Tinggi rendahnya transfer factor ditentukan oleh baik buruknya kualitas sirkuit dan komponen yang digunakan. Makin baik sirkuitnya maka makin sedikit kehilangan energi yang terjadi pada sirkuit sehingga transfer factor menjadi tinggi. Misalnya sebuah baterai laptop menggunakan cell dengan kapasitas 2200mAh grade A, jadi seharusnya cell ini mampu men-supply kapasitas sebesar 2200mAh untuk laptop. Tetapi ternyata terjadi kehilangan energi sebesar 10% di sirkuit sehingga transfer factornya menjadi 90%, jadi kapasitas yang bisa digunakan adalah 1980mAh.
Jadi sebuah baterai laptop yang berlabel 4400mAh bisa jadi kapasitas terpakainya di bawah 4000mAh karena transfer factor-nya 90%.
Belum lagi bila ternyata cell yang digunakan bukan grade A maka bisa jadi kapastias terpakainya hanya 3000mAh. Karena itu label kapasitas yang melekat pada baterai tidak menunjukkan kapasitas baterai yang sebenarnya, label itu hanya menunjukkan kapasitas desainnya.
Cell dan sirkuit yang bagus juga menjamin baterai lebih tahan lama, tetapi cara pemakaian baterai juga mempengaruhi usia pakainya.
Baterai Optium menggunakan cell merk DLG grade A. Cell merk DLG memang tidak setenar merk Samsung atau Panasonic, tetapi merupakan merk cell dengan kualitas tinggi yang banyak digunakan oleh merk-merk laptop terkenal. Pada baterai Optium, kami melakukan test pada baterai-baterai kami menggunakan alat test standard pabrik dan kami membatasi “kehilangan energi” sebesar 5-7% sehingga transfer factor mencapai 93-95%. Dengan kata lain, bila kapasitas di label Optium tertulis 4400mAh, kami menjamin bahwa kapasitas aktualnya berkisar 4100-4200mAh.
Kebanyakan baterai original dan baterai yang beredar mempunyai transfer faktor 90% atau kurang, hal itu kami dapatkan dari hasil test secara acak. Jadi sebenarnya kapasitas terpakai dari baterai Optium lebih baik daripada kebanyakan baterai yang beredar.

Jadi …. pilih yang mana?

Mengapa baterai Optium lebih baik daripada baterai original? 2018-01-15T16:15:05+00:00

Saat ini banyak ditemukan di pasaran adanya baterai original dengan harga yang relatif murah. Bagi mereka yang pernah membandingkan dengan baterai Optium tentunya akan merasa heran mengapa kinerja baterai Optium ternyata bisa lebih baik daripada baterai original. Berikut kami berikan beberapa fakta:

  1. Baterai original dan kebanyakan suku cadang original laptop lainnya (kecuali adaptor dan LCD) biasanya diproduksi bersamaan dengan saat model laptop tersebut dibuat dan tidak diproduksi secara berulang, jadi bila model laptop sudah 3 atau 4 tahun lalu maka bisa diperkirakan bahwa baterai originalnya juga diproduksi 3-4 tahun lalu, dan bila Anda membelinya saat ini bisa dibilang baterai tersebut sudah berusia (atau disimpan) selama 3-4 tahun sehingga pasti terjadi penurunan kapasitas. Hal ini menjelaskan mengapa baterai tersebut harganya “miring”. Bila baterai original untuk laptop-laptop model baru pasti mahal harganya karena baterainya masih fresh. Hal ini sekaligus menjelaskan mengapa hampir tidak ada baterai untuk laptop-laptop jadul. Sedangkan baterai Optium adalah “fresh from the oven” alias baru diproduksi menurut permintaan sehingga tidak terjadi penurunan kapasitas dan kinerja.
  2. Karena tidak diproduksi secara berulang maka baterai original tidak selalu tersedia sedangkan baterai Optium selalu tersedia selama ada permintaan.
  3. Karena sudah disimpan cukup lama biasanya baterai original dijual dengan garansi yang pendek sedangkan baterai Optium bergaransi 6 bulan replace (satu ganti satu).
  4. Harga baterai original walaupun sudah “miring” biasanya masih lebih tinggi daripada baterai Optium, padahal kualitas dan kinerja baterai Optium setara atau bahkan lebih daripada baterai original tersebut.

Jadi mengapa masih memilih baterai original? Be a smart buyer! Yang sudah coba baterai Optium pasti ga akan berpaling.

Leave A Comment

Categories

Select product categories

Price Range

Select price range

Color

Select product colors

Size

Select product sizes

Categories

Select product categories

Color

Select product colors

Size

Select product sizes

This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled. Dismiss